Minggu, 26 Juni 2011

Masih Ingat dengan Firesheep??? add on Mozilla Firefox yang diklaim bisa mengambil alih account facebook, gmail, wordpress, twitter dsb?.Banyak yang memang meragukan jika add on ini benar-benar bisa bekerja dan penulis telah membuktikan sendiri bahwa Firesheep berhasil mengambil alih account facebook dalam area WLAN.

Kebanyakan masalah yang muncul ketika dijalankan pada area hotspot/ WLAN adalah di side bar firesheep muncul peringatan “Could not open device \Device\ blablablabla{nama wireless card} : failed to set hardware filter to promiscuous mode” . DOOH… kita mati langkah disini karena add on tersebut memang sudah tidak berguna lagi jika anda menemukan pesan diatas.
Sebelum putus asa, ada baiknya kita cari tahu apa sih maksudnya promiscuous mode?
Perlu diketahui bahwa saat paket internet dikirimkan dari suatu komputer, paket tidak langsung sampai pada komputer tujuan. paket disebar ke seluruh komputer pada jaringan. sehingga seluruh komputer mendapat paket jaringan tersebut.
normalnya jka paket itu tidak sesuai dengan alamat kompukter yang menerima, maka paket akan langsung ditolak. namun berbeda dengan host yang menggunakan promiscuous mode, walaupun tujuan paket bukan untuk host tersebut, paket akan diterima sehingga memungkinkan paket yang bukan haknya dibaca tanpa sepengetahuan sumber. hal ini kemudian memunculkan istilah sniffing yakni memonitor paket jaringan yang ada untuk kemudian dianalisa lebih lanjut.
pada awalnya sniffing digunakan untuk memudahkan seorang admin atau staff it didalam suatu jaringan untuk memonitor paket jaringa guna melakukan maintenance atau disaster recovery.
namun hal ini pula dimanfaatkan oleh orang untuk memonitor paket jaringan salah satunya melihat data authentifikasi yang bersifat private lewat sniffing tersebut.(sumber : magztitut.worpress.com)
Firesheep di Windows XP SP3
Masalahnya tidak hanya pada network card yang tidak memiliki kemampuan untuk menginjeksi atau menangkap paket data yang berlalu lalang didalam jaringan WLAN. Driver juga menjadi kunci utama suksesnya menjalankan Network card dengan promiscuous mode. Nah masalah ini memang ditemukan penulis ketika menjalankan firesheep di Windows XP dimana Penulis menggunakan laptop Acer Aspire 4736z dan network card dengan Chipset Atheros AR928X. Firesheep benar-benar sampah di WinXP dengan driver bawaan vendor. Penulis juga sudah mengganti driver Network card bawaan vendor dengan driver dari Airopeek dan CommView (rekomendasi driver untuk wireless hacking di Windows), tetapi hasilnya tetap nihil.
Firesheep di Windows 7 Ultimate
Yang digunakan penulis di Windows 7 adalah
[-] Firefox versi 3.6.12
[-] Cain & Abel v.4.9.36
[-] Winpcap bawaan dari Cain & Abel
[-] Wireshark V.1.2.2 (SVN Rev 29910)
Kemudian penulis mencoba menjalankan Firesheep di Windows 7 dimana network card menggunakan driver bawaan dari Windows 7 itu sendiri. Firesheep di Windows 7 memang tidak menampilkan pesan “Could not open device \Device\ blablablabla{nama wireless card} : failed to set hardware filter to promiscuous mode” di firefox 3.6.12. Itu artinya di Windows 7, driver bawaan Microsoft sukses menjalankan network card Atheros AR928X dalam modus promiscuous.
Tetapi masalahnya saat ini adalah firesheep hanya menangkap paket data dari laptop penulis saja. data yang berasal dari laptop lain tidak berhasil ditangkap sehingga hanya account facebook milik penulis saja yang muncul di bar friesheep. hmmmm… belum saatnya putus asa.
Saya berpikir, mungkin perlu adanya proses meracuni lalu lintas data pada Router wireless yang kita kenal dengan teknik ARP Poisonning. proses ini adalah dimana penulis menyadap paket data dengan cara membelokkan semua lalu lintas data di area hotspot dan membuat seolah-olah laptop penulis adalah sebuah gateway yang dikenali oleh laptop lain. caranya, penulis menjalankan Cain & Abel

Disaat itu, penulis sedang berada di rumah rekan kita , pak Akhiang yang mengijinkan laptopnya dijadikan sasaran serangan Man in the middle attack. :) . IP address laptop aKhiang di WLAN adalah 192.168.10.100 dan IP gateway routernya 192.168.10.1. Penulis menyadap pertukaran data diantara kedua komunikasi mesin tersebut.

Selain dengan CAIN, penulis juga menjalankan Wireshark untuk membantu pengiriman ARP reply palsu ke host.

Beberapa saat kemudian, Firesheep berhasil menangkap Cookie Account facebook milik Akhiang dan Binggo, Penulis menjalankan Accountnya tanpa perlu mengetahui Password-nya. Firesheep Has been succesfully hijack the cookie.


source :  http://ferdianelli.wordpress.com/2010/12/12/membajak-account-facebook-dengan-firesheep-gimana-sih-caranya/

Rabu, 15 Juni 2011

Sekedar informasi, saya membuat proxy ini di vps OpenVZ dengan OS CENTOS 5.6 i686 virtuozzo.

Berikut langkah2 proses pembuatannya.

Install squid

[root@server]# rpm -Uvh squid-2.6.STABLE21-6.el5.i386.rpm
error: open of squid-2.6.STABLE21-6.el5.i386.rpm failed: No such file or directory

Jika error seperti diatas berarti file squid belum ada di server, maka download dulu squid'nya lalu install.
Download squid
[root@server]# wget http://mirror.centos.org/centos/5.6/os/i386/CentOS/squid-2.6.STABLE21-6.el5.i386.rpm
--2011-06-05 14:58:07--  http://mirror.centos.org/centos/5.6/os/i386/CentOS/squid-2.6.STABLE21-6.el5.i386.rpm
Resolving mirror.centos.org... 66.109.26.212
Connecting to mirror.centos.org|66.109.26.212|:80... connected.
HTTP request sent, awaiting response... 200 OK
Length: 1333128 (1.3M) [application/x-rpm]
Saving to: `squid-2.6.STABLE21-6.el5.i386.rpm'

100%[======================================>] 1,333,128   1.45M/s   in 0.9s

2011-06-05 14:58:08 (1.45 MB/s) - `squid-2.6.STABLE21-6.el5.i386.rpm' saved [1333128/1333128]

Sekarang kita install squidnya.
Install squid
[root@server]# rpm -Uvh squid-2.6.STABLE21-6.el5.i386.rpm
error: Failed dependencies:
        perl(URI::URL) is needed by squid-2.6.STABLE21-6.el5.i386

Jika error seperti diatas maka download dulu perl-URI lalu install.
Download perl-URI
[root@server]# wget http://mirror.centos.org/centos/5.6/os/i386/CentOS/perl-URI-1.35-3.noarch.rpm
--2011-06-05 15:18:06--  http://mirror.centos.org/centos/5.6/os/i386/CentOS/perl-URI-1.35-3.noarch.rpm
Resolving mirror.centos.org... 69.20.131.50
Connecting to mirror.centos.org|69.20.131.50|:80... connected.
HTTP request sent, awaiting response... 200 OK
Length: 118380 (116K) [application/x-rpm]
Saving to: `perl-URI-1.35-3.noarch.rpm'

100%[======================================>] 118,380      277K/s   in 0.4s

2011-06-05 15:18:07 (277 KB/s) - `perl-URI-1.35-3.noarch.rpm' saved [118380/118380]

Install perl-URI
[root@server]# rpm -Uvh perl-URI-1.35-3.noarch.rpm
Preparing...                ########################################### [100%]
   1erl-URI                 ########################################### [100%]

Sekarang kita coba lagi install squid.
Install squid
[root@server]# rpm -Uvh squid-2.6.STABLE21-6.el5.i386.rpm
Preparing...                ########################################### [100%]
   1:squid                  ########################################### [100%]

Sampai pada tahap ini anda telah berhasil meng'install SQUID.
Tahap selanjutnya buka file /etc/squid/squid.conf lalu edit bagian berikut:

#http_port 3128
Ubah menjadi http_port 3128 dan kalau anda ingin merubah port'nya silahakan ganti 3128.
#via on
Fungsi ini akan menampilkan data header _SERVER['HTTP_VIA']. Jadi orang lain bisa melihat server dan proxy anda.
Contoh akan tampil seperti ini:
1.1 server.realwap.net:3128 (squid/2.6.STABLE21)
Jadi untuk keamanan ubah #via on menjadi via off agar data header _SERVER['HTTP_VIA'] tidak tampil lagi.

Selanjutnya cari:
http_access deny all 
Ubah http_access deny all menjadi http_access allow all agar proxy bisa di gunakan untuk semua client.

Tahap terakhir start squid anda.
/etc/init.d/squid start
Sampai pada tahap ini ada sudah bisa menggunakan proxy sesuai ip server dan port yang telah anda buat tadi.

CARA MEMBUAT USER DAN PASSWORD PROXY:

1) pertama buat file password
aku lebih suka menamakan nama squid_passwd
walau ada juga yang memakai auth_squid dll.dan pastikan dapat dibaca universal.

[root@server]# touch /etc/squid/squid_passwd
[root@server ]# chmod o+r /etc/squid/squid_passwd

2) Gunakan program htpasswd untuk menambahkan user ke file password. kita bisa menambahkan user setiap saat tanpa harus merestart Squid.
misal saya membuat satu username kata "onwer".

Add or modify user
[root@server]# htpasswd /etc/squid/squid_passwd onwer
New password:
Re-type new password:
Adding password for user onwer

Delete user

[root@server]#htpasswd -D /etc/squid/squid_passwd onwer
Deleting password for user onwer

3) Temukan file ncsa_auth menggunakan perintah grep (untuk centos,fedora).

[root@server]# rpm -ql squid | grep ncsa_auth
/usr/lib/squid/ncsa_auth

Selanjutnya buka file /etc/squid/squid.conf lalu edit bagian berikut:
#auth_param basic program
#auth_param basic children 5
#auth_param basic realm Squid proxy-caching web server
#auth_param basic credentialsttl 2 hours
#auth_param basic casesensitive off
Menjadi seperti ini:
auth_param basic program /usr/lib/squid/ncsa_auth /etc/squid/squid_passwd
auth_param basic children 5
auth_param basic realm Squid proxy-caching web server
auth_param basic credentialsttl 2 hours
auth_param basic casesensitive off
Ubah juga bagian ini:
http_access allow all
Menjadi seperti ini:
acl ncsa_users proxy_auth REQUIRED
http_access allow ncsa_users
Jangan lupa restart squid
         /etc/init.d/squid restart

Good Luck..
thank's to all..  :)

source : http://www.blog.realwap.net/

Senin, 13 Juni 2011

wew..
kali ini akan saya coba share mengenai tutorial Installasi FreeBSD, Compile kernel dan SQUID

Install FreeBSD di HDD SATA saya dengan kapasitas 120G, dengan pastisi :
Filesystem Size Used Avail Capacity Mounted on
/dev/ad4s1a 9.7G 77M 8.8G 1% /
devfs 1.0K 1.0K 0B 100% /dev
/dev/ad4s1e 5.8G 4.0K 5.3G 0% /cache0
/dev/ad4s1f 5.8G 4.0K 5.3G 0% /cache1
/dev/ad4s1g 5.8G 4.0K 5.3G 0% /cache2
/dev/ad4s1h 70G 1.5G 62G 2% /usr
/dev/ad4s1d 9.7G 22M 8.9G 0% /var
Sebelumnya jangan lupa ketika membuat partisinya, flag bootable nya di berikan, saya sempai ngulang install 3 kali karena lupa :D
lalu install dengan pilihan standart dan ikuti pihan-pilihan sesuai dengan kita
Setelah selesai instalasi, permasalahan pertama saya adalah, saya tidak bisa ssh ke freebsd, memakai putty, :( tapi setelah bertanya bang Google, yang di lakukan hanya mengedit file /etc/ssh/sshd_config
line :
#PermitRootLogin no
dirubah :
PermitRootLogin yes
Setelah itu mulah lah ke tahap optimalisasi freebsd yang kita instalkan, yaitu menginstall aplikasi~ pendukung yang kita butuhkan dan mngeupdate port port freebsd. apa itu ports ? ports merupakan kontribusi aplikasi.
Koleksi FreeBSD ports menawarkan cara yang simpel bagi pengguna dan administrator untuk menginstall aplikasi. setiap port berisi patch patch untuk aplikasi orsinil dan jalan di BSD. Cara kompile sebuah aplikasi sangatlah mudah dengan mengetikan make build pada port directory. Makefile secara otomatis mendownload source code aplikasi, mem patch nya dan mengcompile nya.
Dengan menggunakan perintah CVSup, kita dapat mengupdate port port terkini
pertama yang saya lakukan adalah mengambil pakcet dan menginstall CVSup dengan :
freebsd> pkg_add -r cvsup-without-gui
lalu menjalankannya dengan mengeksekusi file ports-supfile yang berada di :
freebsd> /usr/share/examples/cvsup/ports-supfile
copy terdahulu file tersebut ke dir /root :
freebsd> cp /usr/share/examples/cvsup/ports-supfile /root/
edit ports-supfile, ganti CHANGE_THIS.FreeBSD.org dengan kebutuhan, lalu jalankan :
freebs> cvsup -L 2 /root/ports-supfile
Setelah itu saya melakukan Compile kernel FreeBSD agar squid dapat berjalan dengan langkah :
Compile dan install kernel biasanya dilakukan bila kita menambahkan hardware baru atau saat menginstalasi software tertentu yang membutuhkan penyesuaian pada kernel. Pertama cek dulu apakah sudah ada source kernel FreeBSD nya, yaitu dalam usr/src/sys yang berisi berbagai sub-direktori yang merupakan bagian-bagian dari kernel.
freebsd> cd /usr/src/sys/i386/conf/
backup dulu file konfigurasi kernel nya :
freebsd /usr/src/sys/i386/conf > cp GENERIC KERNELBARU
Kemudian Edit file konfigurasi KERNELBARU sesuai kebutuhan, Jangan lupa mengganti baris “ident” dari GENERIC menjadi KERNELBARU (sesuaikan dengan nama file konfigurasinya).
OPTION yang di tambah kan untuk menjalankan squid :
options SYSVMSG
options MSGMNB=16384
options MSGMNI=41
options MSGSEG=2049
options MSGSSZ=64
options MSGTQL=512
options SYSVSHM
options SHMSEG=16
options SHMMNI=128
options SHMMAX=1073741824
options SHMALL=16384
Setelah itu :
freebsd /usr/src/sys/i386/conf > config KERNELBARU
freebsd /usr/src/sys/i386/conf > cd ../../compile/KERNELBARU
freebsd /usr/src/sys/compile/KERNELBARU > make depend
freebsd /usr/src/sys/compile/KERNELBARU > make
freebsd /usr/src/sys/compile/KERNELBARU > make install
Install selesai, reboot system.
Setelah System FreeBSD kita telah selesai di installasi, Kompile kernel telah kita lakukan, mulai lah kita ke tahap menginstalkan squid ke server. Squid yang aku pergunakan adalah squid-2.6.STABLE7, anda mencari source nya dimana saja.
Buat group dan user yang akan di gunakan untuk menjalankan squid :
freebsd> pw group add squid -g 100
freebsd> pw user add squid -u 100 -g squid -s /usr/sbin/nologin -d /usr/local/squid
freebsd> chown -Rv squid:squid /cache0 /cache1 /cache2
cache0, 1 dan 2 merukan direktori cache yang telah kita tentukan
laly masuklah ke direktory squid yang telah kita extrak, dan mulai lah kita menginstall nya :
freebsd> cd /usr/local/src/
freebsd /usr/local/src > tar zxf /root/squid-2.6.STABLE9.tar.bz
freebsd /usr/local/src > ./configure –prefix=/usr/local/squid \
–enable-pf-transparent \
–enable-storeio=aufs \
–enable-removal-policies=heap \
–enable-delay-pools \
–disable-wccp \
–enable-cache-digests \
–enable-default-err-languages=English \
–enable-err-languages=English \
–disable-ident-lookups \
–disable-hostname-checks \
–enable-underscores \
–enable-snmp \
–enable-useragent-log \
–disable-wccpv2 \
–disable-wccp \
–disable-internal-dns \
–enable-htcp
freebsd /usr/local/src > make all
freebsd /usr/local/src > make install
Setelah itu edit lah squid.conf sesuai dengan kebutuhan
freebsd> ee /usr/local/squid/etc/squid.conf
cek terlebih dahylu konfigurasi nya dengan perintah :
freebsd> /usr/local/squid/sbin/squid -k parse
setelah dirasa cukup, jalan kan squid :
freebsd> /usr/local/squid/sbin/squid -sYD
dan untuk menjalankan perubahan config, dapat dengan perintah
freebsd> /usr/local/squid/sbin/squid -k reconfigure
CACHE MANAGER
If you want to use the WWW interface to the Cache Manager, copy
the cachemgr.cgi program into your httpd server’s cgi-bin
directory.

Minggu, 05 Juni 2011



Di kota Berlin, Jerman, yang sangat multikultur, mencari makanan Asia bukan perkara sulit. Misalnya saja di kawasan Wedding, yang merupakan salah satu kantung daerah imigran yang didominasi berbagai bangsa di Asia.

Toko-toko Turki dan Asia lainnya menjual berbagai bahan makanan sehari-hari yang serupa dengan yang biasa para imigran kenal di kampung halamannya. Ini obat kangen untuk mereka.

Toko Vinh Loi di Seestrasse, adalah toko yang tiap hari ramai kedatangan pembeli. Mereka kebanyakan orang Asia yang mencari cabai keriting, bayam, sampai kacang panjang. Selain itu banyak juga orang Jerman yang gemar berburu makanan Asia.


Tempe pun dijual di toko milik orang Vietnam ini. Namun jangan bayangkan harga tempe semurah di Indonesia. Satu tempe ukuran batu bata 400gr dibandrol 1,79 Euro atau setara Rp 28.319. Harga tempe di Jerman juga nyaris sama dengan sekilo paha ayam yang dibandrol 1,99 Euro.

Wuih, tentu saja beda jauh dengan harga tempe di Indonesia. Namun kalau sudah kangen, tetap dibeli juga.

“Habis mau bagaimana lagi, kangen mau masak kering tempe,” kata Fitriani (27) mahasiswi Indonesia di Berlin.

Impor adalah salah satu faktor kenapa bahan makanan Asia harganya lebih mahal.

Namun ternyata, tempe di Jerman tidak diimpor dari Indonesia. Jerman sudah membuat sendiri tempe mereka dengan nama yang sama: Tempe.

Tempe dibuat oleh perusahan lokal Jerman yaitu Natural Vegetarian Food b.v. Rupanya, hari ini bukan batik khas Indonesia saja yang sudah diproduksi oleh perusahaan tekstil lokal di Cina.


source :
http://beritapanasterbaru.blogspot.com/2011/05/di-jerman-tempe-jadi-barang-mewah.html

http://galisbangkalan.blogspot.com/2011/06/di-jerman-tempe-jadi-barang-mewah.html
Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!