Rabu, 11 Mei 2011

img

Ohio, Kelelawar vampire terkenal sebagai penghisap darah dari satwa liar, ternak atau darah manusia. Studi baru menemukan bahwa air liur (ludah) dari kelelawar vampire bisa membantu mengencerkan darah dan menolong pasien stroke.

Penelitian menemukan air liur kelelawar vampire mengandung enzim DSPA (desmoteplase). Enzim inilah yang berfungsi mengencerkan darah korban sehingga membantu mengalirkan darah lebih leluasa.

DSPA ini juga bisa digunakan untuk memecah gumpalan darah di otak yang bisa menyebabkan seseorang mengalami stroke. Sebagian besar stroke yang terjadi di masyarakat disebabkan oleh pembekuan darah yang menyumbat pembuluh darah di otak atau stroke istemik.

Kondisi ini akan menghalangi aliran darah dan oksigen sehingga bisa mengakibatkan kematian jaringan. Jika tidak segera ditangani bisa menyebabkan efek yang abadi seperti kelumpuhan, gangguan bicara dan penurunan kemampuan kognitif.

Pada proses penanganan stroke, waktu memainkan peran yang penting untuk mengurangi risiko kerusakan otak yang mungkin terjadi. Makin cepat ditangani makin besar peluang untuk sembuhnya. Disinilah peran dari DSPA yang terkandung dalam air liur kelelawar tersebut.

Dalam jurnal Stroke: Journal of the American Heart Association peneliti menemukan bahwa DSPA mungkin tidak hanya bisa bekerja dengan baik, tapi juga membantu pasien menunggu waktu lebih lama untuk mencari pengobatan.

Dalam studi ini Robert L Medcalf dari Monash University di Australia menyuntikkan DSPA ke otak tikus. Diketahui DSPA ini menyerang fibrin tapi tidak menyebabkan kerusakan otak. Para ilmuwan menunjukkan bahwa DSPA bisa diberikan hingga 9 jam setelah seseorang terkena stroke tanpa efek samping.

DSPA pertama kali ditemukan tahun 2003 dan studi pada manusia pertama yang kompleks dilakukan tahun 2006 oleh peneliti dari Ohio State University Medical Center. Didapatkan bahwa obat tersebut aman dan ditoleransi dengan baik oleh pasien. Saat ini studi ditujukan untuk menentukan apakah obat ini memiliki manfaat klinis untuk pasien stroke.

"Kami ingin menawarkan pilihan lain untuk pasien ketika mereka terkena stroke. Karena semakin lama mereka mencari bantuan, maka pilihan yang tersedia semakin sedikit karena kerusakan sudah terjadi di otak," ujar Dr Michel Torbey dari Ohio State, seperti dikutip dari Healthland.TIME,

sumber : http://health.detik.com/

Jumat, 06 Mei 2011



Xperia Mini Pro (SE)
Jakarta - Sony Ericsson melakukan upgrade dua ponsel Android mereka, Xperia Mini dan Mini Pro. Lantas apa bedanya dengan versi sebelumnya?

Kedua ponsel tersebut kini sudah dilengkapi prosesor Qualcomm Snapdragon 1 GHz, dengan OS Android 2.3 Gingerbread. Selain itu Sony pun membenamkan teknologi reality display dengan Mobile Bravia Engine serta perekam video HD (720p) pada layar 3 inchnya.

Tampilan muka (user interface) yang telah ditingkatkan pun kini memungkinkan untuk menampilkan hingga 16 aplikasi pada home screen. Keduanya pun dilengkapi kamera 5 megapixel dengan 8x digital zoom.

"Kami ingin menyediakan pilihan yang lebih luas dalam rangkaian Xperia kami untuk para konsumen, sembari membangun kesuksesan dari rangkaian seri mini yang sebelumnya," ujar Djunadi Satrio, Head of Marketing Sony Ericsson Indonesia, sesuai keterangan yang diterima detikINET, Jumat (6/5/2011).

Ia melanjutkan smartphone berkekuatan turbo ini sekarang memiliki kekuatan yang lebih besar, fungsi yang telah ditingkatkan, layar yang lebih luas dan fitur-fitur premium Sony Ericsson yang unik.

Sony Ericsson Xperia Mini Pro dan Xperia Mini akan tersedia secara global mulai pada Q3 2011.

Berikut beberapa fitur Xperia Mini:


  • Reality Display dengan Mobile Bravia Engine
  • Ponsel Android dengan perekam video HD terkecil di dunia
  • 16 aplikasi di sudut home screen

Berikut beberapa fitur Xperia Mini Pro :


  • Keyboard Qwerty ergonomis dan fungsi pengiriman pesan secara cepat
  • Video HD dan Reality Display dengan Mobile Bravia Engine

sumber  :  Fajar Widiantoro - detikinet
http://www.detikinet.com/read/2011/05/06/132818/1633960/317/sony-ericsson-upgrade-xperia-mini-dan-mini-pro?i991101105
Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!